![]() |
| Sumber:swara.tunaiku.com |
Prolog di atas hanyalah bagaimana teman-teman bias mengetahui
maksud dari kata Tulis-nulis. Namun penulis di sini ingin mengantarkan
teman-teman pada kebiasaan penulis hingga ia nulis dan menghasilkan tulis atau
tulisan. Nah teman-teman mari kita tinjau lebih dalam tentang siapa itu penulis
sebenarnya. Sependek pengetahuan penulis itu sendiri penulis itu jika ia telah
menulis. Namun beda lagi dengan macam-macam orang mengkategorikan penulis. Kalau
penulis ini hanyalah penulis amatiran. Yang serius itu jika telah Nampak tulisannya
dan mempertahankannya dengan menulis karya-karya setelahnya. Menurut penulis
ini, yah begitu.
Selanjutnya penulis ini mempelajari bahwa penulis pemula hal
yang harus dilakukan adalah dengan membaca. Bacalah banyak karya, temukanlah
gaya menulis dari setiap karya yang anda baca. Sejatinya penulis yang
berpengalaman itu telah memiliki kekhasan tertentu. Ada pula penulis dengan
genre yang berbeda atau mungkin dia sebagai saintis, ekonom, filosof maka alur
tulisan juga bisa pula mempengaruhinya. Oke, maka saran saya kenalila alur
tulisan anda dulu, kemudian carilah bacaan yang sesuai dengan alur yang anda
rencanakan nantinya.
Setelah membaca maka teman-teman saya sarankan
untuk mulai menulis, tulislah sesuatu yang teman sudah dapat dari bacaan
teman-teman. Sebenarnya kita butuh ide itu dari mana saja, termasuk dari yang
kita sudah baca. Saya bermaksud mengajak teman-teman masuk dalam alam bawa
sadar teman menulis dengan gaya penulis yang teman sudah baca karyanya. Setelah
hal tersebut biasanya dengan banyaknya kekhasan membuat kita sebagai penulis
memiliki kekhasan juga

